Loading...

User blogs

mulai dari mana adanya agama,. kadang hal ini membuat seseorang merasa benar terhadap agamanya sendiri, sehingga kembali saya mengingatkan mulai dari mana adanya agama, tapi hal ini tidaj perlu dibahas.
Ngerasa dikecewain?pastilah pernah alami, apalagi yang namanya cewek yang super sensitif. Sekalian curcol nih, aku pernah ngerasain ini setidaknya ini yang terjadi setelah 3 tahun aku dekat dengan seseorang.Nonton, makan, cerita2, telpon-telponan, mudik bareng, pokoknya ala2 anak pacaran lah..

Seseorang yang selalu aku puja (ini salahku, terkadang lbh utamain dia drpd Tuhan), selalu berusaha ada saat dia butuhkan dan selalu care ma dia. Tetapi terkadang memang Tuhan ijinkan kita minum "pil pahit kehidupan", sampai semua pengorbananku (atas nama cinta aku melakukannya) dan pada titik dia mengatakan "selama ini aku cuma anggap kamu teman seperti teman yang lain" (what the hell..pengen marah, inginku lari ke hutan..pengen pecahkan gelas biar rame..biar gaduh..ala2 ada apa dengan cinta). Butuh waktu untuk bisa ngelepas dia (on the process).

Terkadang kita lupa....Tuhan punya jalan sendiri untuk kita, jika kita masih stuck berdiri cuma memandangi dia yang gak pernah anggap kita penting dan berarti, kita gak kan pernah melangkah dan bisa ikutin jalanNya Tuhan.

Aku masih belajar mengerti maksud Tuhan, aku belajar untuk mulai merangkak dan aku yakin suatu saat aku bisa jalan bahkan lari dari masa pahit ini bersama dengan orang yang tepat, orang yang mencintai Tuhanku dan mencintai aku dengan tulus.


Setiap orang punya pengalaman dalam hidupnya..mencintai dan dicintai selalu mengisi hidup dan itu yang membuat semangat dalam menjalani hidup.

Tuhan senantiasa mencintai kita, orang tua kita dan semua orang disekeliling kita mencintai kita meski caranya berbeda-beda, bahkan orang yang membenci kita pun menggunakan cara "kurang pas" untuk mencintai kita.

Cinta itu sebuah perasaan yang tidak dapat dipaksa, dia akan tulus mengalir, cinta tidak akan ada tanpa ketulusan. Tidak ada cinta terpaksa, cinta yang dipaksa..itu bukan cinta tapi perasaan.

Setiap orang memiliki cara berbeda-beda dalam mencintai, tapi yang pasti cinta itu tulus, seperti orang yang membenci kita, dia tulus mencintai kita..kok? buktinya dia akan mencari alasan untuk membenci kita dan ahkirnya dia tanpa paksaan alias dengan tulus akan memikirkan kita.

So...sudahkah kita mencintai dengan benar dan tulus?

hai
hai
roni puguh Mar 1 '16
hai
hai boleh kenalan
roni puguh Feb 27 '16
Pages: « 1 2 3 4 5 ... » »»